KATINGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Pencarian anak perempuan usia 9 tahun bernama SF yang diduga tenggelam di Sungai Katingan, Desa Baun Bango, Kecamatan Kamipang, Kabupaten Katingan berlanjut hingga malam ini, Selasa, 12 Maret 2024.

Menurut Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar Kabupaten Katingan Pimanto, puluhan anggota Damkar dikerahkan untuk membantu proses pencarian korban di Desa Baun Bango.

"Laporan terkini, Selasa, 12 Maret 2024 pukul 19.30 WIB, pencarian seorang anak usia 9 tahun, yang diduga tenggelam di Sungai Katingan wilayah Desa Baun Bango berlanjut hingga malam ini," ujar Kasatpol PP dan Damkar Katingan, Pimanto.

Menurutnya selain keluarga korban dan masyarakat sekitar, pencarian anak diduga tenggelam di Desa Baun Bango juga dibantu sejumlah pihak, termasuk anggota Damkar Katingan.

"Anggota Damkar dan seluruh pihak terkait juga standby di TKP, dan sementara sampai saat ini korban masih belum ditemukan," katanya.

--page

Pimanto mengatakan, selain pihak Damkar, pencarian juga melibatkan Basarnas (masih dalam perjalanan), TNI, Polri, unsur desa atau masyarakat dan pihak BPBD Katingan.

Sebelumnya diberitakan, seorang bocah perempuan berumur 9 tahun di Desa Baun Bango, Kecamatan Kamipang Kabupaten Katingan diduga tenggelam.

Bocah tersebut bernama SF. Ia diduga terpeleset dan jatuh di Sungai Katingan.

Menurut keterangan salah seorang warga di sekitar tempat kejadian perkara atau TKP, M Yamin, dirinya sempat melihat anak tersebut berjalan menuju batang atau lanting di samping rumahnya.

Namun bocah tersebut sempat kembali ke arah aspal Desa Baun Bango sekitar pukul 11.30 WIB, yang saat itu saksi hendak berangkat ke masjid untuk salat dzuhur.

--page

Akan tetapi, saat saksi kembali pulang ke rumah dikejutkan dengan puluhan warga Desa Baun Bango yang mencari keberadaan bocah tersebut.

Saat itu warga hanya menemukan sandal dan baju di atas lanting atau batang, sedangkan korban belum diketahui keberadaannya, dan diduga tenggelam ke Sungai Katingan. (ABDUL GOFUR/H)