JAKARTA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran mengajak masyarakat, khususnya umat Islam menjadikan Bulan Suci Ramadan sebagai momentum memupuk rasa kepedulian terhadap sesama, terutama kepada anak-anak yatim piatu maupun orang tidak mampu.

"Dalam perjalanan hidup, harus dijalani dengan ikhlas dan tulus, berbagi bersama (orang-orang tidak mampu), apalagi ini bulan penuh ampunan, ayo berbagi, bersedekah, sebanyak-banyaknya, semampunya," kata Sugianto Sabran, Selasa 12 Maret 2024.

Gubernur mengingatkan agar masyarakat untuk memiliki semangat saling berbagi dan saling membantu antara satu dengan lainnya, tanpa memandang perbedaan suku, agama, ras, dan lainnya.

"Jika kita mengikuti akhlak Rasulullah, maka kita akan selamat dunia dan akhirat," katanya. Hal itu Sugianto Sabran sampaikan di sela pengajian yang dirangkai pembukaan Kalteng Ramadan Festival 1445 Hijriah yang diselenggarakan Pemprov Kalteng, serta buka puasa bersama di halaman Istana Isen Mulang Palangka Raya.

Sementara itu Ustadz Riza Muhammad dalam tausiahnya menyampaikan kepada jemaah yang hadir, bahwa Ramadan tak hanya tentang menahan haus dan lapar, namun juga tentang bagaimana menahan diri dari hawa nafsu dan perilaku tidak terpuji.

"Menjadikan Ramadan ini sarana untuk mengubah diri agar menjadi hamba yang diridhoi dan dicintai Allah SWT," ucapnya.

Kalteng Ramadhan Festival memiliki berbagai rangkaian, antara lain Bazaar Ramadan, Pasar Takjil Ramadhan, Pasar Murah, Pekan Anak Soleh, Fashion Show Busana Muslim, Lomba Vocal Solo Qasidah, Lomba Bagarakan Sahur, Lomba Qasidah, Lomba Habsy, hingga Lomba Vlog Ramadhan.

--page

Kalteng Ramadan Festival ini salah satunya bertujuan menghadirkan ragam kegiatan positif dan bernuansa keagamaan, hingga mendukung sektor UMKM.

Festival ini diselenggarakan pada 1-7 Ramadhan 1445 Hijriah, sedangkan bazar dan UMKM diselenggarakan pada 1-21 Ramadan 1445 Hijriah.

ANTARA