BORNEONEWS, Muara Teweh - Pemerintah Kabupaten Barito Utara menggelar Pasar Ramadan 2024 dengan menyediakan 120 lapak dagangan pada 60 tenda yakni dalam satu tenda dibagi menjadi dua lapak bagi pedagang secara gratis.
"Pasar Ramadan ini antara lain untuk memeriahkan dan menyemarakkan kedatangan bulan suci Ramadhan tahun 1445 Hijriah bulan yang penuh barokah dan magfirah," kata Penjabat Bupati Muhlis usai meresmikan Pasar Ramadan, Selasa 12 Maret 2024.
Pasar Ramadan di Jalan Tumenggung Surapati depan Masjid At-Taqwa Muara Teweh itu dimanfaatkan para pedagang yang berjualan kue (wadai), sayur masak, ikan untuk kebutuhan berbuka puasa dan sahur.
Menurut dia, Pasar Ramadan ini untuk memberikan kemudahan bagi warga masyarakat di Muara Teweh dan sekitarnya untuk berbelanja dan memilih kue yang disenangi (disukai).
“Secara khusus kepada kaum muslimin dan muslimat yang sedang melaksanakan ibadah puasa Ramadan dapat memperoleh berbagai pilihan untuk keperluan berbuka puasa dan makan sahur,” kata Muhlis.
Pj Bupati menambahkan tidak kalah pentingnya kegiatan seperti ini adalah sebagai wadah mengembangkan kegiatan ekonomi skala mikro yang dapat menjadi dasar dan pondasi serta penopang pertumbuhan ekonomi masyarakat khususnya di Kabupaten Barito Utara.
"Kita ketahui bersama khususnya umat Islam, bahwa bulan suci Ramadan banyak mengandung barokah, untuk itu kita dianjurkan agar lebih meningkatkan amal ibadah dengan berlomba-lomba untuk berbuat kebajikan," jelas dia.
Kepada saudara–saudari, katanya, yang tidak melaksanakan ibadah puasa agar dapat menghormati saudara-saudarinya yang sedang menunaikan ibadah puasa selama bulan Ramadhan ini.
Pada kesempatan tersebut, Ia mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan suci Ramadan 1445 Hijriah.
Muhlis juga meminta para pedagang kaki lima yang berjualan makanan dan minuman agar menghindari berjualan di tempat umum dan terbuka pada siang hari.
--page
Pj Bupati meminta segenap lapisan masyarakat agar tidak bermain atau menyalakan petasan dan kembang api yang menimbulkan suara keras dan nyaring, karena hal itu dapat menimbulkan suara gaduh pada siang maupun malam hari selama bulan suci Ramadhan.
“Sekali lagi atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Barito Utara, saya mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa, semoga amal ibadah kita di bulan yang suci ini dapat menambah nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT,” kata Muhlis.
ANTARA









