SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) mempersilahkan masyarakat menggelar pasar Ramadan diberbagai wilayah. 

"Pelaksanaan pasar ramadan untuk kota Sampit saat ini dilaksanakan di lokasi taman kota, namun bukan berarti lokasi lain tidak diperbolehkan dilaksanakan pasar ramadhan," kata Halikinnor, Selasa, 12 Maret 2024.

Dirinya mempersilahkan para pedagang berjualan di lokasi yang dianggap strategis, namun tetap harus berkoordinasi dan melapor terlebih dahulu kepada camat, lurah atau pejabat wilayah setempat agar tetap tertib, aman dan terkendali.

Sehingga keberadaan pasar ramadan tersebut menambah semarak dan meriah bulan suci ramadan 1445 Hijrah dan dapat dirasakan mulai dari desa, kelurahan hingga kecamatan diseluruh wilayah Kotim.

Pemkab Kotim telah memfasilitasi pasar Ramadan yang melibatkan 90 pelaku UMKM di Taman Kota Sampit. Ia berharap, agenda rutin ini membantu UMKM memasarkan produknya.

--page

"Dengan dikelompokkan seperti ini promosi akan mengena. Karena biasanya ada kue-kue yang khusus dibuat saat ramadan seperti bingka dan sari india sehingga masyarakat bisa berbelanja lauk dan kue pada satu tempat," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/R)