BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Penjabat (Pj) Bupati Kotawaringin Barat Budi Santoso Sudarmadi, mengharapkan agar kasus anak Malnutrisi tidak terjadi lagi di wilayah setempat.
Hal tersebut disampaikan oleh Budi Santosa, pasca menjenguk dan melihat kondisi seroang anak alami Malnutrisi Marina Elisabeth Mudie Sitorus (14), yang di rawat di ruangan Lanan RSUD Sultan Imanudin Pangkalan Bun.
Marina yang selama ini terkurung di barakan yang ada di RT 20, Gang Seroja, Kelurahan Mendawai, membuat masyarakat heboh bahkan video kondisi Marina viral.
Pasalnya Marina yang berusia 14 tahun kondisinya kurus dan berat badan hanya 12 kg. Selama ini ia hanya bisa terbaring dalam barakan yang kumuh dan dipenuhi dengan sampah.
Sementara Ibu Marina alami keterbatasan ekonomi sejak ayah Marina meninggal dunia. Sehingga Ibu dari Marina harus bekerja keras dari pagi hingga malam hari.
--page
Pj Bupati Kobar didampingi istrinya, serta Sekda Kobar Rody Iskandar dan Lurah Mendawai Rahadian Syahmi, bertemu langsung dengan Marina yang sedang dirawat dan ditunggu oleh ibunya.
Sekda Kobar Rody Iskandar mengatakan, Sejak kasus ini ditemukan,Pj Bupati langsung memerintahkan penanganan segera oleh Tim Terpadu, dan dengan cepat pihak RSUD Sultan Imanudin Pangkalan Bun bersama tim dokter memberikan penangan secara medis.
"Pj Bupati meminta pihak kelurahan, kecamatan, Dinas Sosial, Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil, dan BPJS, agar memberikan penanganan administrasi untuk syarat penangan medis tersebut, sehingga semuanya dapat di tangani dengan cepat," ujar Rody, pada Rabu, 13 Maret 2024.
Menurut Sekda Kobar yang belum lama dilantik ini, Pj Bupati pada saat mengunjungi Ananda Marina juga mengharapkan agar tim dari RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, untuk memberikan pelayanan khusus dan tuntas kepada yang bersangkutan sampai rehabilitasi medik dan penanganan lainnya jika diperlukan.
"Semua pembiayaan ditanggung oleh Pemkab Kobar, Pj Bupati sangat mengharapkan penanganan Marina jangan setengah - setengah, tapi sampai tuntas, dan beliau juga mengharapkan agar kasus ini tidak boleh terjadi lagi," tuturnya.
--page
Oleh karena itu Lanjutnya, Pj Bupati Kobar meminta semua jajaran mulai dari yang paling bawah di tingkat RT, Desa atau Kelurahan dan Kecamatan, agar memantau warga di wilayahnya masing - masing, serta dapat mengambil langkah - langkah preventif serta melaporkan sesegara mungkin jika ditemukan kasus serupa.
"Pj Bupati mengintruksikan kepada semua jajaran mulai dari bawah, agar tidak lengah dalam melayani warga," pungkasnya. (DANANG/H)








