PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam upaya penanganan kesehatan pengungsi terdampak banjir, tim dari Dinas DaldukKBP3APM Palangka Raya yang dipimpin oleh dr M Fitriyanto Leksono, telah melakukan serangkaian penimbangan dan pengukuran terhadap balita dan anak-anak di posko pengungsian Langkai.

Fitriyanto mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari program pemantauan status gizi dan kesehatan anak-anak yang terdampak bencana banjir yang saat ini cukup meluas di Palangka Raya.

"Dari total 7 balita dan 2 anak-anak yang diukur, ditemukan bahwa 2 anak mengalami gizi kurang. Selain itu, 3 balita dilaporkan mengalami sakit, dengan 2 di antaranya menderita gejala batuk dan pilek," ungkapnya, Kamis, 14 Maret 2024.

Lanjutnya, saat ini tim medis yang berada di Posko telah memberikan perhatian khusus kepada anak-anak ini dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk penanganan lebih lanjut.

Kegiatan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memastikan kesehatan dan kesejahteraan anak-anak di tengah kondisi yang sulit. Dinas Dalduk KBP3APM terus berupaya memberikan layanan terbaik bagi masyarakat, khususnya bagi generasi penerus bangsa yang terkena dampak bencana.

--page

"Penimbangan dan pengukuran ini akan terus dilakukan secara berkala untuk memonitor perkembangan dan memastikan bahwa anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup serta perawatan kesehatan yang memadai," pungkasnya. (PATHUR/H)