SERUYAN –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Musim penghujan menjadi salah satu pemicu naiknya harga cabai di berbagai daerah saat ini, tidak terkecuali di Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan.

Berdasarkan pantauan di Pasar Sayur dan Ikan Kuala Pembuang, saat ini harga cabai mengalami kenaikan cukup tinggi di banding sebelumnya yakni Rp 85 ribu perkilogram nya.

Para pedagang di pasar tradisional tersebut mengaku, ada beberpa faktor yang mempengaruhi harga cabai di pasaran saat ini

“Persediaan yang sudah mulai menipis, namun permintaan meningkat pada masa awal Ramadan ini juga menjadi salah satu penyebab naiknya harga, “ kata Yatun salah satu pedagang, Kamis, 14 Maret 2024

Menurutnya, dalam beberapa bulan terakhir  harga cabai selalu berubah, lantaran sangat bergantung dari pasokan luar daerah, terlebih lantaran panen petani menurun akibat curah hujan tinggi

--page

Sebagaimana Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kabupaten Seruyan pada minggu pertama bulan Maret 2024 mengalami kenaikan sebesar 4,326 persen.

Komoditas yang menyumbang peningkatan IPH tersebut antara lain adalah Cabai Rawit sebesar 3,003 persen, Telur Ayam Ras sebesar 0,713 persen, dan Cabai Merah sebesar 0,770 persen. (FAHRUL/H)