BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalimantan Tengah, Agustan Saining mengajak generasi milenial untuk mempromosikan Nyaru Menteng disosial media, agar dikenal masyarakat luas sampai mancanegara.
Dirinya menyakini seiring perkembangan jaman kehadiran sosial media sangat penting dan cepat tersampaikan kemanapun.
Katanya objek wisata tersebutbmerupakan sebuah kawasan pelestarian plasma nuftah ekosistem hutan rawa yang di golongkan ke tipe hutan tropik dataran rendah, dengan mayoritas struktur tanah berawa dan bergambut.
"Di kawasan seluas 65 hektar lebih inilah yang saat ini menjadi pusat penangkaran Orangutan dan hewan-hewan lainnya. Arboretum Nyaru Menteng adalah salah satu penangkaran (BOS) yang terletak di wilayah Kalimantan Tengah," katanya, Kamis 14 Maret 2024.
Dirinya juga menyampaikan Nyaru Menteng tidak hanya berfungsi sebagai tempat penangkaran Orang utan, hutan ini juga difungsikan sebagai tempat tinggal bagi beberapa hewan liar lainnya seperti Burung Beo, Burung Cucak Rowo, Biawak, Monyet, dan hewan-hewan liar lainnya.
"Tahun ini tempat ini telah kami benahi diperbagus agar wisatawan yang berkunjung bisa menikmati hutan Kalimantan, terdapat hewan tambahan seperti rusa, kura-kura dan beberapa hewan lainnya," jelasnya.
Sehingga katanya tidak salah kehadiran generasi milenial masa kini mempromosikan tempat tersebut disosial media, sebab Nyaru Menteng termasuk salah satu objek wisata pendidikan yang perlu untuk dikunjungi.
--page
"Selain itu juga, dapat melakukan kegiatan-kegiatan wisatawan yang berkunjung juga akan mendapatkan pendidikan konservasi orangutan, pengenalan ekosistem rawa gambut, dan lain-lain," tandasnya. (MARINI/R)









