PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya -Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) kabupaten/kota se-Kalteng secara intensif, melakukan pengawasan dan memastikan keamanan makanan/minuman, untuk dikonsumsi masyarakat untuk berbuka di bulan suci Ramadan 1445 Hijriah.

Anggota DPRD Provinsi Kalteng Duwel Rawing meminta BPOM untuk mengecek berbagai makanan, maupun minuman yang menggunakan berbagai pewarna mengandung bahan berbahaya bagi kesehatan.

"Pengambilan sampel dapat dilakukan BPOM dari berbagai makanan maupun minuman yang dijual pedagang di bulan suci Ramadhan ini, sehingga tidak ada yang menjual makanan/minuman berbahaya bagi kesehatan masyarakat kita," katanya, Jumat, 15 Maret 2024.

Sampel sejumlah makanan maupun minuman dianggap sangat penting dilakukan uji klinis untuk memastikan makanan/minuman dijual ini aman dikonsumsi.

"Selain itu, kalau ditemukan adanya penjualan makanan atau minuman, menggunakan bahan tidak aman bagi kesehatan, tentunya pedagang tersebut akan diberikan pembinaan melalui edukasi serta pendampingan agar tidak mengulangi lagi keselahan yang sama,"jelasnya.

--page

Dirinya juga menambahkan, BPOM dimintanya rutin melakukan pengawasan makanan maupun minuman serta masyarakat diminta selektif memilih keputusan untuk membeli dan menggunakan suatu produk makanan maupun minuman. (MARINI/R)