PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Banjir yang baru-baru ini melanda Kota Palangka Raya tidak hanya menyebabkan kerusakan material, tetapi juga memperburuk masalah sampah di kota tersebut.

Tumpukan sampah yang selama ini tersembunyi di saluran air dan drainase kini terbawa arus banjir ke permukaan, menimbulkan tantangan baru bagi petugas kebersihan yang sudah bekerja keras.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi ini.

"Kami menghadapi situasi yang membutuhkan usaha ekstra. Jika sampah ini tidak segera ditangani, bukan tidak mungkin akan muncul masalah kesehatan dan lingkungan yang lebih serius," katanya, Jumat, 15 Maret 2024.

Zaini menyerukan partisipasi aktif warga. Dia meminta warga untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke dalam drainase atau di bawah rumah, yang dapat memperparah banjir dan masalah sampah.

--page

"Mari kita bersama-sama menjaga kebersihan kota kita dan mencari solusi jangka panjang untuk pengelolaan sampah yang lebih baik," ujarnya.

Petugas kebersihan kota telah bekerja tanpa lelah untuk membersihkan tumpukan sampah yang ditinggalkan oleh banjir. Namun, upaya ini tidak akan cukup tanpa dukungan dan perubahan perilaku dari seluruh warga Palangka Raya.

Dengan kerjasama antara pemerintah kota, komunitas dan setiap individu, diharapkan Palangka Raya dapat segera pulih dari dampak banjir dan menjadi contoh kota yang bersih dan sehat. (HENDRI/H)