PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Selama bulan suci Ramadan, Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotawaringin Barat (Kobar), Syahruni, mengimbau para personelnya untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, mengingat potensi kerawanan yang muncul selama bulan tersebut.

"Masyarakat kita masih sangat apatis terutama terhadap kebiasaan ibu-ibu yang lupa mematikan kompor ketika usai memasak untuk berbuka dan sahur. Jadi meskipun posisi lagi puasa, saya menegaskan para petugas Damkar tetap siaga penuh," ujarnya, Sabtu, 16 Maret 2024.

Ia menegaskan, bahwa selama bulan Ramadan, petugas pemadam kebakaran akan tetap siaga 1x24 jam, untuk menanggulangi kebakaran yang mungkin terjadi. Maka, anggota dan petugas tidak boleh meninggalkan pos pemadam saat piket.

"Saya juga meminta kepada masyarakat agar berperan aktif jika mengetahui keadaan darurat atau terjadi kebakaran di Kotawaringin Barat sekitarnya, segera menghubungi petugas pemadam kebakaran Kota Kotawaringin Barat," tegasnya.

Ia menambahkan, tingkat kerawanan terjadinya kebakaran saat bulan suci Ramadan lebih tinggi dibandingkan bulan-bulan lainnya, dikarenakan kelalaian dari pemilik rumah dan pemilik bangunan.

--page

"Pengalaman ini menjadi pelajaran masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Kami minta masyarakat untuk terus waspada, dengan harapan jumlah kasus kebakaran dapat diperkecil kembali," tambahnya.

Kemudian, penggunaan alat-alat pemicu kebakaran seperti kompor dan listrik meningkat pada bulan puasa. Penggunaan listrik yang tinggi terkadang tidak disertai dengan instalasi listrik yang memadai.

"Misalkan meninggalkan kompor dalam menyala, lalu yang bersangkutan ketiduran, atau ditinggal melaksanakan ibadah ke masjid. Itu menjadi faktor pemicu kebakaran," tuturnya.

Syahruni juga berpesan kepada masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan tanpa ada pengawasan yang memungkinkan berpotensi sebagai penyebab kebakaran, selain itu memastikan rumah dalam keadaan aman saat meninggalkannya untuk sholat tarawih ke masjid. (DANANG/J)