BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng mengklaim daerahnya masuk dalam jajaran 10 provinsi dengan inflasi terendah nasional.
“Perkembangan inflasi di Kalteng masuk kategori aman dan masuk 10 provinsi terendah,” sebut Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko dalam keterangannya.
Ia mengatakan Pemprov Kalteng akan terus menggelar pasar murah/ pasar penyeimbang untuk mengendalikan inflasi.
“Pemerintah provinsi juga akan menindaklanjuti arahan dari Kemendagri dengan menggencarkan menanam tanaman hortikultura,” tutur Yuas.
Sebagai informasi berdasarkan rilis BPS Kalteng awal maret 2024, inflasi year on year (y-on-y) Kalteng sebesar 2,46 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 105,27 pada Februari 2024.
--page
Inflasi tertinggi terjadi di Kapuas sebesar 2,90 persen dengan IHK sebesar 106,13 dan terendah terjadi di Sampit sebesar 2,14 persen dengan IHK sebesar 104,52. (HERMAWAN DP/R)









