BORNEONEWS, Palangka Raya - Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yuas Elko meminta Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya melakukan sidak tabung gas Elpiji 3 Kg saat Ramadan 2024.
Hal ini untuk monitoring dilakukan agar penggunaan Elpiji 3 kg bersubsidi benar-benar tepat sasaran sebagaimana program pemerintah. Apalagi di dalam tabung melon tertulis 'Hanya untuk Masyarakat Miskin'.
"Sidak penggunaan elpiji 3 kg bersubsidi (tabung melon). Itu dilakukan untuk mengetahui ketepatan sasaran penggunaan elpiji subsidi di masyarakat karena saya melihat di pasaran ada yang menjual diharga Rp.38.000/Rp.39.000 per tabung," katanya, Minggu, 17 Maret 2024.
Katanya, jika ada pihak-pihak yang dengan sengaja menimbun gas Elpiji 3 kg atau mengalihkan peredarannya dari kota Kota Palangka Raya agar ditindak tegas.
"Mesti ada pengawasan ketat dalam pendistribusian dan harga jual ke masyarakat," bebernya. Dirinya menambahka melakukan aksi pengawasan, kalau ada yang fatal akan ditindak dan dicabut izin pangkalanya.
--page
Ini katanya, dilakukan supaya tidak terjadi kelangkaan gas dan penyalahgunaan gas subsidi dan pihak yang nakal, menjual di atas HET. (MARINI/R)








