BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpustaka) Kabupaten Kapuas yang di Ketuai Susilowati Suwarno kini sedang mengembangkan budidaya tanam sayur secara hidroponik.
Susilowati menuturkan mengembangkan budidaya tanam sayur ini tidak menggunakan media tanam tanah, namun diganti dengan menggunakan media air yang mengandung nutrisi serta mineral tertentu untuk menjadi media tanam.
"Hidroponik memberikan banyak manfaat, baik bagi tanamannya maupun bagi orang yang merawatnya," katanya, Senin, 18 Maret 2024.
Diantaranya bebas hama, dapat memaksimalkan ruang yang sempit, hemat air, panen lebih cepat, dan mengurangi penggunaan pestisida.
"Semoga para pustakawan maupun pemustaka yang berkunjung ke Disarpustaka dapat melihat dan mempelajari cara bercocok tanam secara hidroponik dan mencoba melakukannya guna memenuhi kebutuhan sayur mayur atau menambah penghasilan dengan menjual hasil dari hidroponik," tuturnya.
--page
Sementara itu, Kepala Disarpustaka Kapuas, Suwarno Muriyat menyatakan terima kasihnya kepada Ketua dan Pengurus DWP Disarpustaka Kapuas dalam mendukung TPBIS dengan menggunakan halaman kantor untuk bercocok tanam secara hidroponik.
“Kegiatan ini merupakan salah satu dari implementasi Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) sebagai pengembangan fungsi dan peran perpustakaan dalam memberikan layanan," ucap Suwarno.
Budaya literasi yang semakin meningkat dapat mewujudkan pengetahuan, inovatif, kreatif dan berkarakter dan meningkatkan kualitas kesejahteraan masyarakat selaku pemustaka. (DODI/H)









