BORNEONEWS, Kotawaringin Timur - PT PLN Persero cabang Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) merugi Rp264 juta. Kabel yang hendak dipasang di Jalan Tjilik Riwut Km 8, Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dicuri maling. Kabel alumunium yang hilang itu, bermerek mirando ukuran A3C 240 MM.  Jumlahnya delapan rol, dengan panjang mencapai 8000 meter.

"Kepastian hilangnya masih diselidiki. Pada 14 Mei 2016 kabel tersebut masih ada ditempat. Namun, Kamis (21/5/2016), salah satu pegawai perusahaan tersebut melihat kabel sudah tidak ada di tempatnya," ujar Kasat Reskrim Polres Kotim Iptu Reza Fahmi, Jumat (20/5/2016).

Saat ini anggota Reskrim Polres Kotim sudah disebar untuk melakukan penyelidikan dan pencarian terhadap pelaku.

PLN Palangka Raya hendak melakukan perbaikan, dan pemasangan kabel. Namun entah kenapa, mereka tidak langsung memasangnya, dan malah menaruhnya di pinggir Jalan Tijilik Riwut tersebut. Setelah beberapa hari kabel itu tidak terlihat lagi, alias dicuri orang. Kehilangan itu segera dilaporkan ke polisi.

Dengan adanya pencurian tersebut, Reza menghimbau kepada masyarakat agar jangan sampai lengah dengan barang berharganya. Karena pelaku kejahatan saat tidak memikirkan lagi dampak dari perbuatan mereka. Yang penting bisa menguntungkan bagi mereka. "Saat ini tingkat kriminalitas cukup tinggi, jadi masyarakat harus berhati-hati. Jangan sampai menjadi korban pencurian, atau bahkan perampokan," ungkap Reza. (MH/N)