BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Kalteng, Sri Suwanto mengatakan bahwa pada tahun 2035 diharapkan Kalteng dapat menguasai pasar dunia untuk produk hutan dan sirkular ekonomi.
Hal ini sejalan dengan arahan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI, sudah saatnya semua bahu membahu dalam mewujudkan pola pengelolaan kehutanan dan lingkungan hidup yang berkelanjutan, sejalan dengan Nawa Cita pemerintahan Presiden Joko Widodo.
"Hal ini tentunya membutuhkan peranan Rimbawan dalam menjaga hutan sebagai elemen dan struktur pembentuk bentang alam dan lingkungan serta semua faktor yang saling mempengaruhi di alam. Dan panggilan jiwa dan tugas kita bersama melestarikan hutan alam," katanya, Senin 18 Maret 2024.
Dirinya juga menyampaikan, pemahaman menguasai pasar dunia untuk produk hutan dan sirkular ekonomi ini memiliki artian membangkitkan kesadaran bersama untuk mengatasi tantangan tekanan kepada sumberdaya alam, yang mendukung pembangunan lingkungan hidup dan kehutanan yang berkelanjutan.
"Ditargetkan pada tahun 2030 diproyeksikan Indonesia net sink dan pengembangan bioekonomi berbasis hutan dan sirkular ekonomi," jelasnya.
Hal tersebut terus berlanjut, pada tahun 2035 diharapkan telah dapat menjadibangsa yang menguasai pasar dunia untuk produkhutan dan sirkular ekonomi.
--page
Kemudian pada 2040, implementasi pembangunan rendah emisi karbon dapat menguasai pasar bioprospeksi dunia. (MARINI/R)









