BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam upaya meningkatkan kesadaran gizi dan mencegah stunting di kalangan remaja, Dinas Kesehatan Palangka Raya telah memulai sebuah program edukasi gizi yang diadakan di delapan sekolah.
Kepala Dinas Kesehatan, drg. Andjar Hari Purnomo, mengumumkan bahwa kegiatan ini akan berlangsung di SMP 2, SMA 1, SMKN 4, SMA 2, SMP 6, MTSN 1, SMKN 3, dan Golden Christian School.
"Program ini menekankan pentingnya sarapan sehat, aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari, dan konsumsi tablet tambah darah bagi remaja putri," Senin, 18 Maret 2024.
Inisiatif ini merupakan bagian dari Gerakan Aksi Bergizi, yang bertujuan untuk memberikan pendidikan gizi yang komprehensif kepada siswa, sehingga mereka dapat membuat pilihan yang lebih sehat dan terinformasi.
Dengan fokus pada peduli gizi remaja, Dinas Kesehatan berharap dapat mengurangi prevalensi stunting, yang merupakan masalah kesehatan serius yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak dan remaja.
--page
"Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dan jangka panjang pada kesehatan dan kesejahteraan generasi muda di Palangka Raya," pungkasnya. (PATHUR/R)









