BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam suasana bulan suci ramadan, Kedai IKEI LaPu Pala berhasil memenuhi pesanan takjil dengan jumlah yang cukup besar. Sebanyak 220 roti pisang telah berhasil diproduksi dan siap untuk didistribusikan.
Roti pisang yang lezat ini dibuat oleh Warga Binaan yang terampil dalam tata boga. Resepnya yang unik melibatkan penggunaan pisang kepok yang diiris tipis, dicampur dengan tepung berkualitas, gula pasir, dan santan untuk menambahkan rasa gurih.
Tidak lupa, vanili ditambahkan untuk aroma yang menggugah selera. Setiap roti kemudian dicetak dengan hati-hati dan dipanggang hingga sempurna di bawah pengawasan petugas seksi giatja.
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya, Sri Astiana, menyampaikan bahwa Kedai IKEI LaPu Pala mendapatkan kepercayaan untuk menyediakan takjil dari rekanan pihak ketiga.
"Setiap hari kami menyajikan menu yang berbeda, dan hasil penjualan ini akan kami gunakan untuk menambah pembayaran PNBP dan premi," ujar Sri Astiana, Senin, 18 Maret 2024.
Kedai IKEI LaPu Pala tidak hanya menyajikan roti pisang yang nikmat, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dengan melibatkan Warga Binaan dalam proses produksi.
--page
"Ini merupakan langkah yang baik dalam memberikan kesempatan bagi mereka untuk mengembangkan keterampilan dan berkontribusi secara produktif selama Ramadan," pungkasnya. (PATHUR/R)









