BORNEONEWS, Sukamara - Pejabat Bupati Sukamara, Kaspinor mengatakan bahwa pada tahun 2023 Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik, yaitu berada diangka 70,35.
“Pada 2021 IPM kita 69,28 meningkat menjadi 69,86 pada 2022. Pada 2023 menjadi 70,35,” ucap Kaspinor pada rapat paripurna tentang Laporan Keterangan Pertangung Jawaban (LKPJ) Bupati Sukamara akhir tahun anggaran 2023, Senin, 18 Maret 2024.
IPM sebagai ukuran ringkas rata-rata pencapaian atau keberhasilan dimensi utama pembangunan manusia, yaitu angka harapan hidup yang mencerminkan kondisi kesehatan masyarakat, kondisi capaian pendidikan, serta standar hidup yang layak di Kabupaten Sukamara terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.
“Peningkatan IPM ini tentunya juga seiring dengan upaya-upaya pemerintah Kabupaten Sukamara dalam bidang kesehatan, pendidikan dan juga peningkatan ekonomi,” ujarnya.
Sementara penduduk miskin di Kabupaten Sukamara tahun 2023 yaitu sebesar 2,71 ribu jiwa, sedangkan tingkat kemiskinan 2023 sebesar 3,97 persen naik 0,24 persen dari 2022.
--page
“Sedangkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Sukamara pada 2023 sebesar 5,23 persen. Tahun 2022 TPT berada pada angka 6,49 persen lebih tinggi dibanding angka 2021 yang hanya sebesar 4,65 persen,” tukas Kaspinor. (NORHASANAH/R)









