BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebuah video berdurasi 20 detik yang menunjukkan banjir di ruas jalan dan mobil yang hanyut telah menyebar di media sosial maupun grup WhatsApp masyarakat Kalimantan Tengah (Kalteng).
Video tersebut diklaim sebagai kejadian di sekitar Jembatan Tumbang Nusa pada 18 Maret 2014. Berdasarkan penelusuran oleh Ketua Tim Virtual Police Bidhumas Polda Kalteng Ipda Shamsuddin video tersebut tidak benar atau hoaks
Faktanya, video yang beredar adalah rekaman lama yang kembali viral. Kondisi terkini di Jalan Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren, Kabupaten Pulang Pisau, tidak seserius yang ditampilkan dalam video.
"Meskipun masih ada genangan air, kedalamannya tidak signifikan dan jalan tersebut masih dapat dilalui oleh kendaraan roda empat," ungkapKetua Tim Virtual Police Bidhumas Polda Kalteng, Ipda Shamsuddin, Selasa, 19 Maret 2024.
Dengan adanya video tersebut, masyarakat di Kalteng diharapkan lebih cermat lagi dalam memposting maupun membagikan video, dengan cara teliti terlebih dahulu kebenarannya informasinya.
--page
"Tidak lelah lelah dan tidak henti - hentinya kami mengimbau kepada masyarakat Kalteng agar saring terlebih dahulu sebelum melakukan sharing," pungkasnya. (PATHUR/j)









