PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng melalui Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng, Agustan Saining menyampaikan bahwa Kalteng ditunjuk sebagai paru-paru dunia oleh Komite Perdamaian Dunia. Yakni terletak di hulu Kalteng, wilayah Kabupaten Katingan, Murung Raya dan Barito Utara.

Sedangkan untuk program nasional pertanian rawa berada di daerah hilir Kalteng, contohnya Kabupaten Pulang Pisau, Kapuas dan kabupaten lainnya.

Dia mengatakan, pembagian wilayah paru-paru dunia dan program pertanian rawa tersebut dilakukan agar tidak ada tumpang tindih wilayah maupun kebijakan pemerintah.

"Perlu kami informasikan agar tidak terjadi tumpang tindih wilayah, paru-paru dunia di hulu dan pertanian rawa di hilir," katanya, saat dikonfirmasi Borneonews, Selasa, 19 Maret 2024.

Agustan juga menyatakan, keberadaan hutan yang cukup luas di Kalteng memberikan manfaat sangat penting, tidak hanya keberlangsungan satwa liar, tumbuhan dan ekosistemnya, namun juga menjadi ikon destinasi wisata.

--page

"Pada kesempatan ini juga memberikan edukasi dan melibatkan masyarakat, dalam upaya pelestarian alam dan mengambil langkah-langkah konkret untuk mempertahankan statusnya sebagai paru-paru dunia," jelasnya.

Dirinya menambahkan, adanya pertanian rawa ini untuk dioptimasi sebagai langkah dalam meningkatkan ketahanan pangan. Ini juga merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat yang telah dijalankan di Kalimantan Tengah. 

"Saat ini sedang dijalankan dalam skala kecil atau provinsi. Pemerintah pusat juga melihat, seperti kehutanan dan pertanian, ini sangat penting untuk ketahanan pangan," tandasnya. (MARINI/Y)