BORNEONEWS, Palangka Raya - Pj Wali Kota Palangka Raya Hera Nugrahayu, mengajak Tim Pendamping Keluarga (TPK) untuk mengoptimalkan program edukasi kepada Keluarga Berisiko Stunting (KBS).
Hera menekankan pentingnya pendampingan yang efektif dan sesuai dengan tata laksana yang telah ditetapkan.
"Kita harus bekerja keras untuk memberikan informasi dan edukasi yang tepat kepada keluarga yang berisiko," katanya, Rabu, 20 Maret 2024.
Hal ini bukan hanya tentang memberi tahu mereka apa yang harus dilakukan, tetapi juga mendampingi mereka melalui prosesnya.
TPK, yang terdiri dari para ahli gizi, kesehatan, dan pendidikan, diharapkan dapat memberikan dukungan yang dibutuhkan oleh KBS.
Program ini mencakup penyuluhan tentang gizi seimbang, pentingnya ASI eksklusif dan pengenalan pola makan yang sehat sejak dini.
--page
Dengan langkah ini, Pj Wali Kota berharap dapat membawa perubahan signifikan dalam upaya penurunan stunting, yang merupakan salah satu prioritas utama dalam pembangunan kesehatan nasional. (HENDRI/R)









