KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Pemkab Gunung Mas menggelar bimbingan teknis (bimtek) inovasi daerah yang dilaksanakan di aula Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) pada 20-21 Maret 2024.

"Bimtek inovasi daerah ini upaya untuk mendorong perangkat daerah untuk menciptakan inovasi dan juga mengadministrasikan inovasi yang telah mereka lakukan dan melaporkannya," ujar Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P Umbing, Rabu, 20 Maret 2024.

Efrensia melanjutkan, selama ini menurutnya banyak inovasi yang dibuat oleh perangkat daerah namun banyak di antara mereka yang masih bingung bagaimana cara mengadministrasikannya dan melaporkannya sesuai dengan ketentuan yang diminta Kemendagri.

Inovasi perangkat daerah ini dibuat dengan maksud agar tujuan dan sasaran pembangunan dari perangkat daerah bisa efektif dan efisien.

"Kita berharap, dengan adanya inovasi daerah, tujuan dan sasaran pembangunan khususnya di Kabupaten Gunung Mas bisa segera tercapai," jelas Efrensia.

--page


Sementara itu, kepala Bapperida Kabupaten Gunung Mas Yantrio Aulia menjelaskan bahwa tujuan dilaksanakannya bimtek inovasi daerah ini yakni untuk mendukung upaya dalam meningkatkan penilaian indeks inovasi daerah Kabupaten Gunung Mas yang merupakan salah satu indikator penilaian kinerja kunci dari kinerja pemerintah daerah.

"Selain itu juga untuk memberikan pemahaman teknis tentang indikator penilaian Inovation Goverment Award (IGA) Kemendagri dan teknik penginputan dokumen serta data pada aplikasi IGA Kemendagri," jelasnya.

Narasumber dari bimtek tersebut yakni tim teknis inovasi dari Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kemendagri Ristiyan Widiaswati dan Sindy Tervia. (RISKA YULYANA/Y)