PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam rangka memperingati Hari Hutan Sedunia, Penjabat Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu mengimbau masyarakat untuk menghentikan praktik pembakaran hutan dan lahan yang menjadi penyebab utama kabut asap selama musim kemarau.

Hera menekankan pentingnya menjaga kesehatan lingkungan dan mengurangi risiko bencana asap yang dapat membahayakan kesehatan publik serta ekosistem di Palangka Raya.

"Kita harus bersama-sama bertanggung jawab untuk melindungi hutan kita yang merupakan paru-paru dunia," ujar Hera Nugrahayu, Kamis, 21 Maret 2024.

Pemerintah Kota Palangka Raya telah menyiapkan serangkaian langkah untuk mengantisipasi dan mengatasi potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama selama periode kemarau yang berkepanjangan.

Hera juga mengungkapkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam pelestarian lingkungan.

--page

"Dengan komitmen kuat dari pemerintah dan dukungan aktif dari masyarakat, Palangka Raya berharap dapat mengurangi insiden karhutla dan menjaga kelestarian hutan untuk generasi mendatang," pungkasnya. (PATHUR/R)