PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pj Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu, menunjukkan dukungannya terhadap implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) untuk memperkuat integritas dan transparansi lingkungan pemerintahan.

Program ini merupakan inisiatif bersama antara Pengadilan Negeri, Kejaksaan, Polri, TNI dan sektor Swasta yang dirancang untuk mencegah dan mendeteksi tindakan penyuapan dalam organisasi.

Hera bersama Ketua Pengadilan, Kepala Kejaksaan dan Kapolres setempat telah melakukan penandatanganan komitmen bersama untuk mendukung aplikasi SMAP.

Aplikasi ini diharapkan dapat menjadi alat bantu yang efektif dalam mengidentifikasi dan mengeliminasi risiko penyuapan di sektor publik.

"Kami berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan bebas dari korupsi. Dengan adanya SMAP, kami optimis dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan sumber daya pemerintah," kata Hera, Kamis, 21 Maret 2024.

Aplikasi SMAP diluncurkan sebagai bagian dari komitmen bersama untuk membangun sistem pemerintahan yang lebih baik dan lebih dapat dipercaya oleh masyarakat.

--page

Hal ini juga sejalan dengan upaya pemerintah pusat dalam memberantas korupsi dan meningkatkan kualitas layanan publik.

Penandatanganan dan peluncuran aplikasi SMAP ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang signifikan dalam perjuangan melawan korupsi di Indonesia, khususnya di Kota Palangka Raya. (HENDRI/R)