PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah pusat telah mencanangkan program mewujudkan generasi emas 2045, maka dari itu membentuk sumber daya manusia (SDM) unggul menjadi salah satu prioritas.

Pemprov Kalteng pun berkomitmen mendukung untuk mewujudkan generasi emas 2045 tersebut, diantaranya dengan berupaya keras menurunkan angka pravelesi stunting di wilayah Bumi Tambun Bungai.

Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo mengatakan stunting menjadi salah satu penghambat dalam mewujudkan generasi emas, sehingga hal ini patut menjadi perhatian dengan berupaya menekan kasus tersebut.

"Secara nasional pemerintah pusat menetapkan target penurunan pravelensi stunting yakni 14 persen di 2024 ini, sedangkan Kalteng 15,38 persen. Tentu kita akan berupaya mencapai itu," ujarnya, Kamis, 21 Maret 2024.

Edy mengungkapkan, pada tahun 2023 lalu Pemprov Kalteng telah berhasil menurunkan angka prevalensi stunting sebesar 3,4 persen dari 26,9 persen di tahun 2022 menjadi 23,5 persen di tahun 2023.

--page

"Hal itu patut disyukuri dan semua pihak yang bekerja keras patut diapresiasi, namun tidak berhenti disitu kita tetap akan berupaya menurunkan prevalensi stunting di Kalteng hingga target tercapai di 2024 ini," imbuhnya.

Dirinya berharap, prevalensi stunting terus mengalami penurunan di tahun ini, sehingga dalam upaya mewujudkan generasi emas 2045 bisa dicapai, dan diharapkan semua pihak tetap bekerja maksimal. (DONNY D/j)