BORNEONEWS, Palangka Raya – Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng, Nuryakin menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng mendukung program Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudritek).
“Pemprov Kalteng sangat mendukung berbagai program Kemendikbudristek yang juga memantapkan visi misi Gubernur Kalteng dalam rangka mencerdaskan,” tutur Nuryakin audiensi di Kantor Gubernur Kalteng, Rabu, 20 Maret 2024.
Dia menyampaikan hingga saat ini terdapat 108 Guru Penggerak di Provinsi Kalteng yang sudah bisa diangkat menjadi Kepala Sekolah karena telah memenuhi syarat dan kriteria.
Namun pihaknya masih mengkoordinasikan dengan pihak Dinas Pendidikan mengingat kebutuhan kepala sekolah hanya 10 orang, sedangkan Guru Penggerak yang ada mencapai 108 orang.
“Kami masih melihat data-data yang sudah bisa diajukan ke Gubernur Kalteng mengingat hanya tersedia 10 kuota,” tuturnya.
--page
Sebagai informasi, Guru Penggerak adalah program pendidikan kepemimpinan bagi guru yang bersifat transformasi, diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia di mulai tahun 2020.
Guru Penggerak adalah pemimpin pembelajaran yang mendorong tumbuh kembang murid secara holistik, aktif dan proaktif dalam mengembangkan pendidik lainnya.
Langkah tersebut untuk mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat kepada murid, serta menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem pendidikan untuk mewujudkan profil Pelajar Pancasila. (HERMAWAN DP/Y)









