BORNEONEWS, Muara Teweh – Pj Bupati Barito Utara, Drs Muhlis mengatakan bahwa forum perangkat daerah/lintas perangkat daerah (FPD/LPD) merupakan wahana harmonisasi, sinkronisasi dan sinergi antarpihak yang langsung atau tidak langsung sebagai perwujudan dari pendekatan partisipatif perencanaan pembangunan daerah.
“Forum perangkat daerah/lintas perangkat daerah ini, akan membahas rancangan awal RKPD dan rancangan awal rencana kerja perangkat daerah, dengan menggunakan prioritas program dan kegiatan yang dihasilkan dari musrenbang RKPD kabupaten di seluruh kecamatan se-Kabupaten Barito Utara tahun 2025 dan pokok–pokok pikiran DPRD Kabupaten Barito Utara tahun 2025,” kata Drs Muhlis saat membuka kegiatan FPD, di aula Bappeda Litbang, Kamis, 21 Maret 2024.
Muhlis berharap, setelah terlaksananya forum tersebut, dapat menghasilkan rancangan rencana kerja perangkat daerah dan rancangan RKPD yang memuat kerangka regulasi dan kerangka anggaran yang dirinci per kecamatan.
Dengan demikian, jelasnya, pada saat Musrenbang RKPD Kabupaten nantinya, sudah dapat menyusun kesepakatan antarpelaku pembangunan tentang rancangan RKPD tahun 2025 dan menyinkronkan dengan rancangan renja perangkat daerah tahun 2025 dalam rangka pencapaian tujuan pembangunan daerah Kabupaten Barito Utara.
Sementara itu, Kepala BappedaLItbang Barito Utara melalui Sekretaris BappedaLitbang, Heri Gunawan mengatakan, tujuan dilaksanakannya kegiatan ini agar kepala perangkat daerah menyempurnakan rancangan awal renja perangkat daerah, berdasarkan surat edaran kepala daerah tentang pedoman penyempurnaan rancangan awal renja perangkat daerah.
--page
Selain itu, rancangan awal renja perangkat daerah sebagaimana dimaksud, dibahas dengan pemangku kepentingan dalam FPD/LPD untuk memperoleh saran dan pertimbangan. “Serta membahas dan menyempurnakan rancangan awal RKPD Kabupaten Barito Utara tahun 2025 menjadi rancangan RKPD Kabupaten Barito Utara tahun 2025,” kata Heri.(RAMADHANI/Y)









