BORNEONEWS, Nanga Bulik - Penjabat Bupati Lamandau, Lilis Suriani mengingatkan para pedagang maupun distributor untuk tidak melakukan penimbunan barang kebutuhan pokok saat Ramadan ini maupun menjelang hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah. Baik untuk kepentingan pribadi atau mendapatkan untung yang lebih banyak.
“Saya tegaskan agar jangan sampai ada pedagang yang menimbun barang kebutuhan pokok,” ucap Lilis di Nanga Bulik, Jumat 22 Maret 2024.
Untuk mengatasi hal tersebut, dirinya meminta instansi terkait agar melakukan pemantauan terhadap para pedagang dan distributor, khususnya pedagang dan distributor kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng dan sejumlah barang kebutuhan pokok masyarakat.
“Pergerakan sembako baik stok maupun harga harus terus dimonitor dan kepada pedagang kami juga imbau agar tidak melakukan penimbunan barang, dan tidak ada yang mempermainkan harga,” pintanya.
Dia juga mengatakan perlu dilakukan pengecekan ke gudang milik distributor untuk memastikan tidak adanya penimbunan barang yang membuat distributor mengambil keuntungan lebih yang dapat merugikan masyarakat.
“Saya minta tim gabungan rutin menggelar sidak, sekalgus memastikan ketersediaan stok bahan pangan,” pintanya.
--page
Pj Bupati menyebut, Pemkab Lamandau akan terus berupaya mengendalikan harga dengan mengadakan pasar murah ataupun pasar penyeimbang dan berharap para distributor mampu bersinergi dalam penyediaan kebutuhan bahan pokok selama bulan Ramadan. (HENDI NURFALAH/R)









