BORNEONEWS, Tamiang Layang - Relawan Sulung Rescue di Kelurahan Tamiang Layang Kabupaten Barito Timur merayakan hari ulang tahun pertama dengan syukuran sederhana yang dihadiri Relawan Mungkur Kandangan (RMK), Relawan Matabu Jaya (RMJ) dan Relawan Pasar Panas (Papas), Jumat, 22 Maret 2024.
"Jadi cerita awal berdirinya Sulung Rescue ini sebenarnya karena kejadian kebakaran rumah warga di Gang Tuja," ungkap Ketua Sulung Rescue Robi mengisahkan latar belakang terbentuknya Sulung Rescue.
Saat kejadian tersebut Relawan Matabu Jaya yang pertama kali tiba di lokasi kebakaran untuk membantu korban memadamkan api. Selanjutnya datang juga bantuan relawan gabungan dari Kalimantan Selatan dan pemadam kebakaran milik Pemkab Barito Timur.
Musibah kebakaran itulah menggugah hati pemuda-pemuda di Sulung Tamiang Layang untuk membentuk komunitas relawan agar dapat berperan membantu masyarakat saat dibutuhkan.
Selama terbentuk, Sulung Rescue telah melakukan berbagai aksi kemanusiaan seperti mengevakuasi korban kecelakaan lalu lintas, memadamkan kebakaran hutan dan lahan atau rumah warga, membantu korban banjir, menyingkirkan pohon tumbang serta membantu mengatur lalu lintas dan parkir saat ada kegiatan ibadah maupun warga yang memiliki hajatan.
--page
"Saat ini kami sudah memiliki mobil armada fast response untuk membantu korban kecelakaan atau juga warga sekitar yang membutuhkan bantuan untuk diantar ke rumah sakit dan sebaliknya," kata Robi. Mobil Toyota Kijang bekas itu dibeli dari hasil donasi warga sekitar.
Selain armada fast response, Sulung Rescue juga mendapatkan pinjaman mobil tanki pemadam kebakaran dari Pemkab Barito Timur.
Meski baru berumur satu tahun, Sulung Rescue saat ini telah memiliki 35 orang anggota aktif yang selalu siap turun membantu masyarakat.
Seperti pada umumnya organisasi, Sulung Rescue juga menghadapi masalah klasik yaitu kebutuhan pendanaan untuk operasional. Karena itu Robi mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh seluruh masyarakat Barito Timur terutama warga Sulung yang telah mendukung kebutuhan keuangan Sulung Rescue selama ini.
"Tapi masalah keuangan itu tidak menjadi halangan bagi kami bahkan kami bersyukur karena di wilayah kami di Sulung ini banyak pertokoan maupun warga lain yang sangat membantu kami untuk memenuhi kebutuhan pendanaan kegiatan Sulung Rescue," ucapnya.
Selama ini Sulung Rescue melakukan penggalangan dana dengan mendatangi rumah warga atau toko-toko di Sulung serta menghimpun sumbangan dari pengguna jalan yang melintas di depan markas Sulung Rescue di RT 18 Kelurahan Tamiang Layang.
"Kami dari Sulung Rescue menyampaikan ucapan terima kasih kepada para donatur yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu namanya yang telah membantu Sulung Rescue saat melakukan penggalangan dana dan turut membangun Sulung Rescue ini agar semakin berkembang dalam melakukan kegiatan sosial kemanusiaan. Semoga bantuan dana dari semua donatur akan menjadi amal ibadahnya kelak," kata Robi.
Pada syukuran hari ulang tahun pertama Sulung Rescue yang diadakan di kediamannya ini, Robi juga tidak lupa menyengati anggota Sulung Rescue yang telah setia melakukan kerja kemanusiaan.
"Kepada para relawan jangan lelah untuk tetap berbuat baik, walaupun kita tidak dipandang baik tapi kita tetap harus selalu berbuat baik karena itu bukan halangan untuk kita berbuat baik," pesannya. (BOLE MALO/Y)









