BORNEONEWS, Palangka Raya - Pj Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu, menyerukan generasi milenial untuk lebih aktif dalam melestarikan bahasa daerah.
Menurutnya ada kecenderungan penurunan minat masyarakat terhadap penggunaan bahasa daerah, yang terutama terlihat di kalangan generasi muda.
Hal ini berdasarkan studi yang dilakukan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud. Studi ini menunjukkan bahwa bahasa daerah, sebagai bagian dari kearifan lokal, kini lebih banyak digunakan oleh generasi tua atau generasi kolonial.
Sementara itu, pemahaman dan penggunaan bahasa daerah oleh generasi milenial menunjukkan penurunan yang signifikan.
"Kita tidak boleh membiarkan bahasa daerah hanya menjadi kenangan. Bahasa daerah adalah identitas dan kebanggaan bangsa, serta akar dari jati diri kita," katanya, Sabtu, 23 Maret 2024.
Dia menambahkan pemuda harus menjadi garda terdepan dalam pelestarian ini, karena mereka adalah pewaris dan penentu masa depan bahasa daerah.
--page
Ia mengajak semua lapisan masyarakat, terutama kaum muda, untuk berpartisipasi dalam berbagai program yang dirancang untuk mempromosikan dan mempertahankan bahasa daerah.
"Dengan kerja sama dan komitmen bersama, diharapkan bahasa daerah tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang seiring dengan perkembangan zaman," pungkasnya. (HENDRI/R)









