BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya menetapkan target ambisius untuk menurunkan angka stunting hingga 16 persen pada tahun 2024.
Pernyataan ini disampaikan oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Palangka Raya Hera Nugrahayu dalam acara rembuk stunting yang melibatkan berbagai lintas sektor.
"Kami mengambil langkah proaktif untuk mengatasi masalah stunting yang tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik, tetapi juga perkembangan kognitif anak-anak kita. Dengan kolaborasi semua pihak, kami yakin dapat mencapai target penurunan stunting ini," katanya, Sabtu, 23 Maret 2024.
Rembuk stunting yang diadakan merupakan forum diskusi yang mengumpulkan para pemangku kepentingan, termasuk dinas kesehatan, lembaga pendidikan, dan organisasi masyarakat sipil, untuk merumuskan strategi dan intervensi yang efektif.
Kegiatan ini juga menjadi ajang untuk berbagi praktik terbaik dan inovasi dalam penanganan stunting.
--page
Pemko Palangka Raya telah mengidentifikasi beberapa langkah utama, seperti peningkatan akses terhadap nutrisi yang cukup, edukasi tentang pola asuh dan penguatan sistem kesehatan yang responsif terhadap kebutuhan ibu dan anak.
Selain itu, peningkatan sanitasi dan akses air bersih juga menjadi prioritas dalam upaya ini. (HENDRI/R)









