MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh - Proyek pembangunan ruang kelas baru Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Barito Utara mulai dikerjakan. CV Nani Pusat Muara Teweh selaku rekanan pemenang lelang sudah melakukan pekerjaan pembongkaran paving block yang merupakan tempat parkir sekolah. 

Anggaran pembangunan ruang kelas baru (RKB) MTsN Barito Utara tersebut, sebagai pemenang lelang dengan nilai penawaran Rp3,061 miliar. Diketahui, anggaran pembangunan RKB di MTsN Barito Utara tersebut dialokasikan melalui dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Kementerian Agama RI Tahun Anggaran 2024.

Pantauan di lokasi pembangunan RKB, bangunan yang akan dibangun merupakan lahan parkir siswa siswi MTsN Barito Utara yang dinilai layak untuk dibangun RKB 6 ruang dengan dua lantai.

Kepala MTsN Barito Utara, Satia Rahman mengaku senang lembaganya bisa mendapat bantuan pembangunan ruang kelas dari program Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Kementerian Agama RI. 

“Tahun anggaran 2024 ini kami mendapat bantuan 6 RKB dengan dua lantai, untuk lantai bawah 3 (tiga) ruang dan tiga WC dan lantai dua, juga tiga ruangan yang dilengkapi dengan 3 WC (toilet) dan juga dibangun WC untuk disabilitas,” kata dia, Sabtu, 23 Maret 2024.

--page

RKB merupakan program SBSN Kementerian Agama RI. Dimana anggaran tersebut dikucurkan melalui DIPA Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah untuk MTsN Barito Utara.

Dirinya juga berharap dalam pengerjaan proyek RKB ini dapat berjalan baik, lancar dan sesuai dengan perencanaan. Apalagi rekanan yang mengerjakan pembangunan RKB MTsN ini merupakan dari Barito Utara.

“Harapan kami dan dewan guru-guru tentu menginginkan bangunannya sesuai spek yang sudah disepakati oleh mereka sendiri (rekanan). Jangan sampai menyimpang dari itu dan pengerjaannya juga harus selesai tepat waktu hingga Juli 2024,” kata Rahman.

Ia juga mengatakan selama proyek pembangunan RKB ini berlangsung, siswa siswi MTsN Barito Utara memasuki libur Puasa Ramadhan. “Dan pada saat kegiatan belajar mengajar (KBM) nantinya, siswa siswi MTsN Barito Utara tidak lagi masuk melalui pintu utama di Jalan A Yani, tapi masuk melalui pintu samping di Jalan Padat Karya Muara Teweh,” kata Satia Rahman.

Kepsek MTsN Barito Utara juga menyampaikan bahwa pada tahun anggaran 2025 mendatang pihaknya akan mengusulkan bangunan Laboratorium Terpadu dan pembangunan Perpustakaan.

“Mudah-mudahan usulan itu nanti bisa direalisasikan,” kata dia. (RAMADHANI/j)