PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pj Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu, menginstruksikan Tim Pendamping Keluarga (TPK) untuk meningkatkan efektivitas Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) kepada Keluarga Berisiko Stunting (KBS).

Ini merupakan bagian dari program pemerintah kota untuk mengurangi prevalensi stunting di kalangan anak-anak, yang merupakan indikator penting dalam pembangunan manusia.

"Kita harus memastikan informasi tentang nutrisi yang baik dan praktik pengasuhan yang tepat sampai kepada setiap keluarga yang membutuhkan," katanya, Senin, 25 Maret 2024.

Menurutnya, ini adalah langkah penting untuk memastikan generasi mendatang tumbuh sehat dan kuat. TPK juga harus bekerjasama dengan tenaga kesehatan dan lembaga terkait untuk menyebarkan informasi yang tepat dan bermanfaat.

Program ini akan fokus pada edukasi gizi, pentingnya imunisasi, serta cara-cara meningkatkan kesehatan ibu dan anak.

--page


Dengan pendekatan yang lebih terstruktur dan sasaran yang jelas, Hera berharap dapat menciptakan perubahan yang signifikan dalam waktu dekat. (HENDRI/Y)