BORNEONEWS, Palangka Raya – Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yuas Elko menegaskan upaya maksimal Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng dalam menekan inflasi di wilayahnya.
“Pemerintah Provinsi selalu berupaya maksimal dalam menekan angka inflasi di daerah,” tutur Yuas usai rakor bersama kemendagri secara virtual, Senin, 25 Maret 2024.
Yuas mengatakan salah satu langkah yang dilakukan melalui pasar murah telah dilakukan pekan lalu di 14 Kabupaten/Kota di Kalteng.
“Untuk Pemerintah Kabupaten yang sama sekali tidak melakukan upaya konkrit dalam penanganan inflasi, kami harapkan bisa melakukan upaya maksimal secepatnya,” tandasnya.
Sebagai informasi berdasarkan rilis BPS Kalteng awal maret 2024, inflasi year on year (y-on-y) Kalteng sebesar 2,46 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 105,27 pada Februari 2024.
--page
Inflasi tertinggi terjadi di Kapuas sebesar 2,90 persen dengan IHK sebesar 106,13 dan terendah terjadi di Sampit sebesar 2,14 persen dengan IHK sebesar 104,52. (HERMAWAN DP/R)









