PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia atau PERSI Provinsi Kalimantan Tengah, dr Devi Novianti mengajak masyarakat untuk dapat memilih fasilitas kesehatan yang tersebar di Palangka Raya demi menghindari penumpukan pasien di RSUD Provinsi.

"Rumah sakit di Palangka Raya ini kan banyak, baik itu rumah sakit pemerintah maupun rumah sakit swasta yang sudah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, jadi masyarakat bisa memilih sebenarnya," kata dr Devi pada Selasa, 26 Maret 2024.

Hal ini harus dilakukan menurut Devi untuk menghindari tertumpuknya pasien hanya pada satu faskes.

"Masing-masing faskes memiliki standar operasional prosedur sama hanya yang membedakan kelengkapan alat kesehatan jadi tidak masalah di rumah sakit mana saja sebenarnya," terang Devi.

Hal ini juga menurut Devi membuat rumah sakit tertentu tidak boleh menolak permintaan pasien yang hendak beralih ke faskes lainnya untuk dirawat inap dikarenakan adanya keterlambatan penanganan.

--page

"Jadi rumah sakit juga tidak boleh menolak kalau pasien minta dipindahkan misalnya karena di RS yang sekarang didatangi ruang rawat inapnya penuh, bisa dirujuk ke RS lainnya," tuturnya lagi.

Sementara itu, dirinya juga mengimbau agar setiap rumah sakit yang ada di Kalteng untuk tetap memberi layanan selama libur lebaran.

"Kami dari Persi mendukung atau mengimbau kepada semua rumah sakit untuk tetap memberikan pelayanan selama masa libur dan cuti bersama Lebaran 2024 ini," tuturnya lagi.

Dirinya menuturkan bahwa memang ada SDM yang cuti selama momen lebaran.

"Ada SDM yang cuti karena ada cuti bersama ya sehingga kekuatan Rumah Sakit akan berkurang. Tetapi untuk IGD, ruang operasi dan rawat inap tetap berjalan seperti biasanya," terangnya.

--page

Menurut dr Devi memang perihal IGD tetap buka 24 jam, terutama untuk kondisi emergensi dan kondisi gawat serta darurat. Sementara untuk konsultasi juga tetap ada jadwal konsul spesialis, kecuali untuk konsultasi dokter umum.

"Ada beberapa rumah sakit yang harus mendapatkan penangan langsung dokter spesialis namun tidak ada dokternya, nah maka akan dirujuk," bebernya lagi.(TESTI PRISCILLA/H)