PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) menekankan penurunan stunting sebagai salah satu prioritas pembangunan.

"Upaya percepatan penurunan stunting harus menjadi prioritas, dalam rangka pengembangan SDM Kalteng yang unggul," tutur Sugianto saat rakor bersama Pj bupati dan walikota di Aula Jayang Tingang, Rabu, 27 Maret 2024.

Selain itu, ia mengingatkan Kalteng masih harus berjuang untuk menurunkan angka Perkawinan Usia Anak dan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) untuk pemenuhan hak-hak anak.

Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, prevalensi stunting di Kalteng menurun 3,4 persen yakni dari 26,9 persen di tahun 2022 menjadi 23,5 persen di tahun 2023.

Selain itu, pernikahan usia anak juga mengalami penurunan, yang sebelumnya berada di peringkat 2, tahun 2023 berada di peringkat 6 dari 38 Provinsi.

--page

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo, menyampaikan target penurunan prevalensi stunting pada anak di bawah usia dua tahun menjadi 14 persen tahun 2024. (HERMAWAN DP/H)