Penekanan itu dilontarkan Endang saat menghadiri pencanangan Gernas Manjur, di Kota Kasongan, baru-baru ini. "Sosialisasi mengenai sekolah PAUD ini harus gencar atau aktif ," kata Endang.
Menurut Endang, tanpa sosialisasi yang aktif masih banyak masyarakat yang belum memahami sekolah PAUD, sehingga tidak menyekolahkan anak-anak mereka di jenjang pendidikan paling dasar tersebut.
"Sosialisasi tentang PAUD ini sangat penting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai fungsi PAUD itu sendiri bagi anak-anak dengan rentang usia nol sampa enam tahun. Karena terkadang ada orang tua yang enggan mengantar anaknya ke sekolah PAUD dan langsung memasukkan anak ke pendidikan sekolah dasar (SD)," cetusnya. (rul/*)
Himapudi dan IGTKI Diminta Gencarkan Sosialisasi Wajib PAUD
Bagikan:
BORNEONEWS- Kasongan: Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Katingan Ny Endang Susilawatie Ahmad Yantenglie mengajak seluruh tenaga pendidik PAUD yang tergabung dalam Himpunan Pengajar Anak Usia Dini (Himpaudi) bersama Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTK) setempat, agar menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat agar menyekolahkan anak-anak mereka pada jenjang PAUD dengan rentang usia 0 - 6 tahun.
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Komentar (0)
Memuat komentar…







