BORNEONEWS, Banjarbaru - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan siap menghadapi pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik wilayah di Pulau Kalimantan.
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah Muhammad Joharifin mengapresiasi terhadap kepercayaan Fan Yuhu dan Gloria yang memanfaatkan pengisian mobil listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) PLN di Kalselteng.
"Kami ucapkan selamat datang di Indonesia terutama Pulau Kalimantan kepada pasangan penjelajah menggunakan mobil listrik dan terima kasih banyak atas kepercayaannya telah menggunakan SPKLU PLN," ucap Joharifin saat dikonfirmasi di Banjarbaru, Jumat, 29 Maret 2024.
Dikatakan Joharifin, kepercayaan pasangan suami istri, Fan dan Gloria yang menjelajah dunia dengan mobil listrik dan mengisi ulang baterai mobil menjadi bukti PLN UID Kalselteng sudah sangat siap menghadapi pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di Kalimantan.
"Sekali lagi saya tegaskan PLN UID Kalselteng sudah sangat siap menghadapi tumbuhnya ekosistem kendaraan listrik di Kalimantan," ujarnya.
--page
Sementara itu, pasangan suami istri penjelajah dunia menggunakan mobil listrik sukses menjajal Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) milik PLN ULP yang berlokasi di Jalan Jenderal Ahmad Yani Km 4,5 Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Gloria Chee Shin Yi warga negara Malaysia dan sang suami Fan Yuhu asal China datang ke Kota Banjarmasin dan sempat melakukan "charging" mobil di SPKLU Km 4,5 sekaligus beristirahat sekitar dua jam pada Selasa lalu.
Pasangan suami istri itu merupakan salah satu "traveller" dunia yang datang ke Indonesia menggunakan mobil listrik.
"Kami senang selama menjelajah di Provinsi Kalimantan Selatan apalagi ternyata sudah banyak tersedia SPKLU dan saat pengisian daya dibantu petugas PLN yang ramah dan baik," ujar Gloria.
Diketahui, keduanya memulai perjalanan dari Johor Baru, Malaysia melintas ke Indonesia melalui Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat pada 9 Maret lalu, kemudian melakukan penyisiran Pulau Kalimantan melalui sisi selatan.
--page
Sebelum tiba di Banjarmasin, pasangan tersebut sempat singgah ke Pantai Batakan Baru, di Kabupaten Tanah Laut dan selama 17 hari perjalanan, keduanya mengaku kerap melakukan pengisian daya di SPBU yang menyediakan charger listrik, serta penginapan.
Namun, belakangan mereka baru mengetahui jika PLN sudah memiliki fasilitas "charger" bagi pengguna transportasi listrik dan kemudahan yang didapat dari PLN itu mendapat apresiasi dari keduanya dan dimanfaatkan maksimal.
Beberapa SPKLU yang dilewati selama 17 hari di Indonesia yakni SPKLU di Kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palangka Raya, UP3 Kuala Kapuas, Unit Layanan Pelanggan (ULP) Palangka Raya Bara, ULP Pelaihari, Mess Unit Pelaksana Pembangkit (UPK) Asam Asam serta ULP Ahmad Yani, Banjarmasin.
Menurut Gloria, menggunakan mobil listrik sangat menyenangkan dan jauh lebih hemat jika dibandingkan mobil BBM dengan spesifikasi mobil jika baterai penuh memerlukan daya sebanyak 40 kilo Watt hour (kWh) bisa menempuh jarak sejauh 500 kilometer dan hanya memerlukan ongkos sekitar Rp98.600.
Gloria dan Fan berkeliling dunia untuk kampanye "Eco Friendly Environment" bertujuan mengajak masyarakat di seluruh dunia untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan saat ini sekaligus bertekad memecahkan Guinness World Record kategori menjelajahi dunia menggunakan kendaraan listrik.
Senada dengan Miss Gloria, suaminya Fan Yuhu memuji fasilitas SPKLU PLN yang tersebar di beberapa titik di Pulau Kalimantan yang sangat mendukung kelancaran perjalanan mereka apalagi tampilan SPKLU yang sangat menarik serta mudah digunakan ditambah petugas PLN juga sangat sigap membantu.
--page
Bahkan, saat melakukan pengisian ulang baterai mobil, petugas PLN menyediakan tempat istirahat dan beberapa makanan ringan untuk Fan dan Gloria sehingga keduanya mengucapkan terima kasih kepada PLN atas keramahan dan bantuan selama berada di Kalsel.
ANTARA









