BORNEONEWS, Palangka Raya - Kantor Bulog Wilayah Kalimantan Tengah mengatakan stok beras sampai Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriyah di provinsi masih aman dan tidak adakan kekurangan.
Kepala Kantor Wilayah Bulog Kalteng Budi Cahyanto menuturkan, stok beras yang ada saat ini sebanyak 6.000 ton dan akan ditambahkan sebanyak 2.500 ton yang dalam waktu dekat ini akan datang.
"Sehingga total stok beras mencapai 8.500 ton yang dipastikan kuat dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat setelah Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriyah," kata Budi Cahyanto.
Dia mengungkapkan, bahwa Bulog terus melakukan upaya pengawasan dan koordinasi dengan pihak terkait guna memastikan distribusi beras berjalan lancar dan stabil di seluruh wilayah provinsi setempat.
"Langkah seperti ini akan terus kami lakukan guna memastikan bahwa semua lapisan masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan mudah dan aman," bebernya.
Ia menambahkan, pihaknya bersama pemerintah daerah juga terus berupaya untuk menjaga stabilitas pasokan beras dan akan terus memantau situasi untuk memastikan kecukupan pasokan beras bagi masyarakat.
"Semoga saja ketersediaan beras murah untuk masyarakat tetap tersedia, sehingga masyarakat kita tidak resah dengan adanya kenaikan harga beras dari beberapa jenis," ungkapnya.
--page
Sementara itu berdasarkan pantauan di lapangan harga beras di Pasar Besar per 27 Maret 2024 yakni beras merk Lahap per 5 kilogram berada di angka Rp83 ribu sebelumnya berada di harga Rp85 ribu per 5 kilogram.
Sedangkan beras lokal merk Siam per kilogram berada di angka 18 ribu per kilogram hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri harga tidak mengalami kenaikan dan berada di harga yang sama.
ANTARA









