BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Momentum hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah sebentar lagi akan dirasakan, sebagian besar masyarakat pun tampak sudah mulai mudik ke kampung halaman.
Salah satunya Heri Purwanto calon penumpang kapal di Pelabuhan Panglima Utar Kumai, ia memutuskan untuk mudik lebih awal ke Jawa Timur, dengan naik kapal meski lebaran sekitar 10 hari lagi.
Heri mengatakan, mudik lebih awal bersama istri dan dua anaknya untuk menghindari kenaikan harga tiket dan kepadatan penumpang.
"Jadi, yang jelas itu tiket lebih murah. Kemudian antrian dan kondisi kapal masih longgar," ujarnya, saat dibincangi, pada Sabtu, 30 Maret 2024.
Hal senada juga disampaikan oleh calon penumpang kapal bernama Jayadi asal Lombok. Selain alasan tiket dan kelonggaran penumpang, ia ingin lebih lama bersama keluarga di kampung halaman.
"Saya setiap tahun mudik. Jadi memang selalu mudik lebih awal, agar bisa lebih lama berkumpul sama keluarga," ungkapnya.
--page
Guna menghindari kehabisan tiket, ia bersama empat orang rekannya membeli tiket jauh - jauh hari. "Tiket kita beli sama - sama, kebetulan teman yang mencarikan," tuturnya. (DANANG/R)









