BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Acara Festival Keriang Keriut, kegiatan tradisi dari masyarakat bantaran Sungai Arut khususnya di Raja Seberang berlanjut di hari terakhir pada Sabtu malam tadi, 30 Maret 2024.
Pada hari terakhir ini, Festival Keriang Keriut menghadirkan acara puncaknya, yaitu perlombaan getek (kapal) hias lampu atau obor bertema islami sebagaimana merupakan tradisi dari masyarakat yang telah tinggal di bantaran sungai arut.
"Hasil technical meeting kemarin ada 17 peserta yang mengikuti lomba getek hias, yang dinilai nanti sesuai dengan tema islami, `dekorasinya, dan kreativitas mereka (peserta)," ucap Lurah Raja Seberang, Yaumil.
Tak hanya hanya itu, Festival Keriang Keriut di bantaran sungai arut ini diwarnai dengan perlombaan lainnya seperti bintang vokal islami tingkat anak-anak dan dewasa dan hapalan surah pendek tingkat anak-anak.
Yaumil menyampaikan, bertepan hari terakhir festival ini, para panitia akan mengumumkan pemenang di setiap perlombaan dan peserta akan mendapatkan hadiah yang telah disiapkan sebelumnya.
--page
Terlihat warga Raja Seberang antusias mengikuti festival tersebut mulai dari lansia, orang tua, dewasa, anak-anak hingga warga dari kelurahan lain juga ikut menyaksikan kemeriahan Festival Keriang Keriut. (NURITA/j)









