BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar pelatihan kepemimpinan administrator bagi para pejabat administrator, pengawas fungsional, dan Widyaiswara di lingkungan BPSDM Provinsi Kalteng.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di lingkungan kampus BPSDM Provinsi Kalteng, Jalan Ais Nasution Nomor 02 Palangka Raya.
Acara pembukaan dilaksanakan secara virtual dibuka Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Kemasyarakatan Dan Sumber Daya Manusia, Suhaemi pada Senin, 25 Maret 2024.

Suhaemi mengatakan, Pelatihan Kepemimpinan Administrator Gelombang I, angkatan I, II, dan III di lingkungan Pemprov Kalteng memiliki landasan dasar hukum salah satunya seperti Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023.
--page
"Tujuan pelatihan ini untuk mengembangkan kompetensi peserta dalam rangka memenuhi standar kompetensi manajerial jabatan administrator," katanya.
Waktu penyelenggaraan pelatihan kepemimpinan administrator terdiri dari enam poin. Pertama, pembelajaran Mandiri dimulai 25 Maret hingga 16 April 2024.
Kedua e-learning 17 April hingga 6 Mei 2024. Ketiga, pembangunan komitmen bersama pada 7-12 Mei 2024.
Kemudian, keempat klasikal tahap 1 dimulai dari tanggal 13 Mei hingga 4 Juni 2024. Yang kelima, aktualisasi kepemimpinan kinerja pada 5 Juni-7 Agustus 2024. Terakhir, klasikal tahap 2 pada 8 Agustus-12 Agustus 2024.
"Jumlah peserta pelatihan kepemimpinan administrator sebanyak 120 peserta, dan 40 peserta berasal dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, dan 80 orang berasal dari kabupaten kota se-Kalimantan Tengah," imbuhnya.
Ia menerangkan , peserta yang dinyatakan ditunda kelulusannya jika memperoleh kualifikasi kurang baik. Sedangkan, peserta yang dinyatakan lulus, diberikan surat tanda tamat pelatihan atau STTP. Yang merupakan dokumen sertifikat kompetensi, yang membuktikan bahwa peserta telah memenuhi syarat kompetensi material jabatan administrator.
--page

"Peserta pelatihan kepemimpinan administrator yang menyelesaikan seluruh program dengan baik dan telah berhasil mengimplementasikan proyek perubahan serta dinyatakan telah memilih kompetisi kepemimpinan operasional dinyatakan lulus sesuai ketentuan," jelasnya.
Tidak kalah penting, imbuh dia, sertifikat tersebut ditandatangani oleh Gubernur Kalteng. Sedangkan, bagi tidak berhasil (belum lulus) akan diberikan surat keterangan telah mengikuti pelatihan kepemimpinan administrator, yang ditandatangani oleh Kepala Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalteng. (BPSDM/MARINI/j)









