BORNEONEWS, Palangka Raya - Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga pada Maret 2024 di Provinsi Kalimantan Tengah mengalami inflasi y-on-y sebesar 0,19 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 100,97 pada Maret 2023 menjadi 101,16 pada Maret 2024.
"Kelompok ini pada Maret 2024 di Provinsi Kalimantan Tengah mengalami inflasi y-on-y sebesar 0,19 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalteng, Eko Marsoro menyampaikan berita resmi statistik pada Senin, 1 April 2024.
Subkelompok yang mengalami inflasi y-on-y tertinggi, yaitu subkelompok sewa dan kontrak rumah sebesar 1,05 persen.
"Sementara subkelompok yang mengalami deflasi y-on-y yaitu subkelompok listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,40 persen," jelas Eko lagi.
Kelompok ini, lanjutnya, pada Maret 2024 memberikan andil/sumbangan inflasi y-on-y sebesar 0,03 persen.
"Komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi y-on-y, yaitu sewa rumah sebesar 0,04 persen, kontrak rumah, papan dan tukang bukan mandor sebesar 0,01 persen," bebernya.
Sementara komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan deflasi y-on-y, yaitu bahan bakar rumah tangga sebesar 0,03 persen, semen dan seng sebesar 0,01 persen.
--page
"Sementara kelompok ini pada Maret 2024 memberikan andil/sumbangan inflasi m-to-m sebesar 0,01 persen. Komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi m-to-m, yaitu sewa rumah sebesar 0,01 persen," jelasnya.(TESTI PRISCILLA/R)









