MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh - Pj Bupati Barito Utara, Muhlis mengatakan untuk dapat melihat secara umum capaian kinerja pemerintahan daerah dapat dilihat dari capaian Indikator Kinerja Makro Kabupaten Barito Utara pada 2023.

Indikator kinerja makro tersebut antara lain, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Barito Utara mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, kenaikan yang terjadi pada tahun 2023 adalah sebesar 0,55 persen sehingga mencapai angka IPM 72,71.  

Sedangkan angka kemiskinan untuk tahun 2023 adalah 5,35 ribu jiwa yang mana jumlah penduduk miskin di Kabupaten Barito Utara mengalami penurunan dari 5,80 ribu jiwa pada tahun 2022.

Kemudian angka pengangguran di Kabupaten Barito Utara mengalami kenaikan dari tahun 2022 ke tahun 2023 yakni dari 4,82 persen pada tahun 2022 menjadi 4,85 persen pada tahun 2023.

“Pertumbuhan ekonomi pada tahun 2023 bernilai negatif dimana pertumbuhan ekonomi Kabupaten Barito Utara adalah sebesar 5,49 persen dari tahun 2022 sebesar 6,24 persen. Pertumbuhan per kapita di Kabupaten Barito Utara pada tahun 2023 mengalami kenaikan angka sebesar Rp 49.906.763,- dibandingkan pada tahun 2022 sebesar Rp 47.924.307 atau mengalami peningkatan sebesar 4,14 persen dari tahun sebelumnya,” ucap Muhlis.

Muhlis juga mengatakan ketimpangan pendapatan (Gini Ratio) di Kabupaten Barito Utara mengalami penurunan angka pada tahun 2023 sebesar 0,323 dibandingkan pada tahun 2022 0,301 atau mengalami peningkatan sebesar 7,31 persen.

--page

“Sedangkan untuk penilaian indikator kinerja output dan outcome pemerintahan secara keseluruhan terdapat pada laporan penyelenggaraan pemerintah daerah (LPPD),” pungkasnya.(RAMADHANI/R)