BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Eko Marsoro mengatakan bahwa indeks harga yang diterima petani Kalteng di Maret 2024 meningkat.
"Indeks harga yang diterima oleh petani atau It pada Maret 2024 meningkat," kata Eko pada Selasa, 2 April 2024. IT naik sebesar 1,53 persendibanding Februari 2024, yaitu dari 151,76 menjadi 154,08.
"Kenaikan It pada Maret 2024 disebabkan oleh naiknya It pada beberapa subsektor," jelas Eko lagi.
Subsektor dimaksud yakni Tanaman Pangan sebesar 0,33 persen, Hortikultura sebesar 2,39 persen, Tanaman Perkebunan Rakyat sebesar 2,16 persen, dan Perikanan sebesar 0,80 persen.
"Nilai Tukar Petani atau NTP adalah perbandingan indeks harga yang diterima petani atau It terhadap indeks harga yang dibayar petani atau Ib," Eko menjelaskan.
--page
NTP, katanya, merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan atau daya beli petani di perdesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar atau terms of trade dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.(TESTI PRISCILLA/R)









