PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Flu Singapura saat ini menjadi salah satu penyakit yang sedang marak terjadi di Indonesia, termasuk di Kalteng pun sudah terdeteksi berdasarkan data Dinkes Kalteng.

Kepala Dinkes Kalteng, Suyuti Syamsul mengatakan meskipun flu Singapura telah masuk Kalteng masyarakat tidak perlu khawatir, namun tetap waspada terhadap sebaran penyakit tersebut.

"Masyarakat kita ingatkan tidak perlu khawatir dan tetap waspada terhadap sebaran flu Singapura ini, selalu jaga pola hidup bersih dan sehat" katanya saat dihubungi via pesan WhatsApp, Rabu, 3 April 2024.

Suyuti menjelaskan, flu Singapura merupakan penyakit self-limited disease yang akan sembuh dengan sendirinya dalam jangka waktu 7 hari, sehingga tidak perlu dikhawatirkan namun tetap diwaspadai.

Dalam rangka mewaspadai terinfeksinya penyakit ini tentu masyarakat harus menghindari penularan dengan rajin mencuci tangan memakai sabun, dan bagi orang yang batuk pilek agar menggunakan masker.

--page


Selain itu, masyarakat juga harus dapat mengenali gejala-gejala terinfeksi flu Singapura yakni seperti demam, sakit tenggorokan, lepuh dan ruam pada kulit, kehilangan nafsu makan, dan tubuh terasa lemah serta lelah.

Di sisi lain ,flu Singapura ini tidak ada vaksin khusus untuk menyembuhkannya, namun hanya perlu dicegah dengan cuci tangan, hindari kontak dekat, sanitasi yang bersih, serta jaga kebersihan mulut.

"Untuk pengobatan biasanya penderita hanya perlu istirahat yang cukup, minum banyak cairan guna mengindari dehidrasi dan untuk meredakan nyeri atau demam minum obat pereda nyeri atau penurun panas," tandasnya. (DONNY D/Y)