PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Tahun ini Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) diberikan tambahan volume pupuk bersubsidi menjadi 9,55 juta ton dari Kementerian Pertanian.

Wakil Gubernur Kalteng H Edy Pratowo mengaku telah menerbitkan surat keputusan terkait alokasi pupuk bersubsidi tahun ini.

"Sehingga diharapkan pemerintah kabupaten dan kota bisa segera menindaklanjutinya," tuturnya, Rabu, 3 April 2024.

Melalui upaya pemenuhan kebutuhan pupuk ini, kami harapkan tidak ada kelangkaan pupuk yang terjadi selama 2024.

"Sesuai Permentan 41 terkait kebijakan pupuk bersubsidi, untuk kabupaten dan kota, SK alokasi di masing-masing kecamatan merupakan kewenangan bupati dan wali kota," jelasnya.

Dirinya memberikan informasi, kawasan sentra padi Kalteng seperti Pulang Pisau, Kapuas, Kotawaringin Timur, Seruyan, Katingan maupun Barito Timur, kebutuhan pupuk dapat terpenuhi.

--page

"Guna menunjang kegiatan pertanian masing-masing wilayah untuk memberi hasil yang maksimal. Untuk itu kita harapkan kondisi cuaca juga mendukung, sehingga aktivitas pertanian berjalan lancar," terangnya. (MARINI/R)