PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Gubernur (Wagub Kalteng) H Edy Pratowo memberikan informasi akan ada pembangunan Rice Milling Plant di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dalam waktu dekat.

"Sarana infrastruktur pertanian tersebut, berfungsi sebagai pabrik atau tempat produksi pengolahan gabah dan beras asalan menjadi beras medium dan premium," katanya, Rabu, 3 April 2024.

Menurutnya, pabrik perberasan Provinsi Kalteng akan menjadi cikal bakal Food Station atau sentra pangan. Sehingga, nantinya dapat bersaing dengan produk beras dari luar Kalteng.

Katanya, program prioritas Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran dalam penanganan pangan di Kalteng dengan memperhatikan pasca panen, pangan sumber penyebab inflasi dan dukungan produksi, sehingga dibangun "pabrik beras" Rice to Rice (RtR), Rice Milling Plant (RMP) untuk menampung hasil panen agar tidak keluar Kalteng.

"Kami juga mendirikan pabrik pakan ternak (ayam, sapi/kerbau, ikan) agar biaya produksi bisa ditekan sehingga harga daging ayam, sapi/kerbau dan telor ayam stabil," jelasnya.

--page

Tambahnya, hal ini juga bermaksud membentengi para petani Kalteng agar tidak pada posisi yang dirugikan dibeli dengan harga murah, karena  belajar dari pengalaman bahwa produk pangan Kalteng dikuasai para pelaku usaha dari luar daerah Kalteng.

"Dan kembali dipasarkan dengan harga tinggi ke Kalteng, dengan brand yang bukan mencitrakan Kalteng itu sendiri, adanya program pembangunan ini maka untuk menampung hasil panen agar tidak keluar Kalteng," tandasnya. (MARINI/H)