BORNEONEWS, Palangka Raya - Aksi nekad Kornelius (51) mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri sepertinya sudah direncanakan. Sang istri, Rustika (51) alias Gatik alias Mama Marisa, menemukan tulisan tangan suaminya, Selasa (24/5/2016) pagi.
"Ada meninggalkan surat, intinya korban tidak kuat menahan sakit. Istrinya yang menemukan," kata adik kandung korban, Stevanus.
Menurut Stevanus, isi surat itu pada intinya menyebutkan, kakek dua cucu itu sudah tidak kuat lagi menahan sakit perut. Dia juga menunjukkan tempat dimana korban bisa ditemukan pihak keluarga. Gatik, sapaan akrab istri korban untuk orang dewasa atau Mama Marisa ini pun langsung mendatangi petunjuk dari isi tulisan tersebut.
Entah apa kala itu dalam pikirannya. Istri korban lalu masuk dalam bangunan beton belum jadi milik tetangganya bernama Peri, yang terletak persis di belakang kediamannya. Betapa kagetnya dia begitu melihat suami tercinta sudah tergantung menggunakan seulas tali tambang bekas jemuran baju. Tak pelak dia langsung histeris hingga warga berdatangan.
"Yang menemukan pertama istrinya. Langsung ngecek ke rumah ini (bangunan milik Peri)," tuturnya.
Dari keterangan Stevanus, bapak tiga anak dan cucu itu menderita sakit magh selama 10 tahun. Pernah dibawa berobat ke rumah sakit selama sepekan pada tiga tahun lalu. Meski sembuh, penyakit itu kambuh lagi. Terparah rasa sakit korban dialami sejak tiga hari lalu.
Pihak keluarga sangat terpukul atas kepergian Kornelius untuk selama-lamanya. Apalagi hari ini, korban rencananya hendak dibawa ke rumah sakit untuk berobat.
Kasat Reskrim Polres Palangka Raya AKP Erwin T H Situmorang mengatakan berdasarkan keterangan saksi, justru sakit Hepatitis (bukan magh) yang diderita korban selama 10 tahun. Kemudian dalam 10 hari terakhir, dia mengeluhkan jika dirinya sakit perut yang tak kunjung sembuh.
Terkait apa sebenarnya isi dalam surat itu? Dari data yang mereka peroleh, isinya adalah "Tidak dapat aku menahan sakit perut, aku di tempat Peri," tulis korban sesaat sebelum gantung diri yang diperkirakan dilakukan pada pukul 03.00 WIB dini hari. (BUDI YULIANTO/N)
Kakek Dua Cucu Gantung Diri Tak Kuat Menderita Sakit
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Fredy Setiawan Raih Perak Para Bulu Tangkis, Akui Kurang Puas
Kholidin/Noviera Melaju ke Final para Panahan Asian Para Games 2026
Gempa Tibet Tewaskan 16 Orang, 54 Lainnya Terluka
DPRD Kotim Dorong Anggaran Rp3,3 M untuk Laboratorium Lingkungan demi Optimalkan PAD
Leli/Osrita Raih Perunggu para Tenis Meja Ganda Putri WD10
Karhutla di Belakang SMKN 3 Kuala Kapuas Merembet ke Bangunan Warga
Komentar (0)
Memuat komentar…







